Mei 28, 2010

Specialized Swork Tarmac SL 3 – edisi 2010

Salam Gowes !
Specialized secara resmi telah meluncurkan produk terbaru mereka menjelang 2010 yaitu Specialized Tarmac SL 3. Belum banyak informasi mengenai sepeda balap terbaru specialized ini. Web resmi specialized.com melansirnya lewat micositenya di link berikut : specialized microsite. Tarmac SL 3 sebenarnya telah digunakan para pembalapnya di ajang Tour de France 2009 dan Giro d’Italia 2009 akan tetapi dengan tampilan mirip dengan SL 2. Saxo Bank dan Quick Step telah mencobanya diajang TDF 2009.

Specialized memang selalu unggul untuk urusan desain sepeda balap. Bentuk geometri yang khas berbeda dengan sepeda dari pabrikan lain. Tiga hal yang diunggulkan pada Specialized Tarmac SL 3 – 2010, pertama bobot frame yang ringan, kedua lebih kuat (stiffness) dan ketiga Handling (control) yang nyaman.


Frame Specialized Tarmac SL 3 - Foto Specliazed.com

Kokoh dan kuat berarti frame menjadi berat, Engginer (teknisi) specialized menjawabnya dengan Tarmac SL 3, teknologi pembuatan frame dan crankset menjadi focus para teknisi specialized. Untuk bagian Crankset khususnya Specialized telah lama mengaplikasinya pada Seri Tarmac SL 2 yaitu S-work Crankset.


Crankset Specialized Tarmac SL 3 - Foto specialized.com

Frame Swork Tarmac SL 3 dan Crankset S-works telah menggunakan tekhnologi FACT (Functional Advanced Carbon Technology). Tarmac SL 3 mengaplikasinya pada semua bagian Frame.


Crank System Tarmac SL 3 - Foto Specialized.com

Pada bagian Headset (bagian poros kemudi) penghubung antara frame dengan fork juga telah menggunakan FACT, tidak hanya itu Tarmac SL 3 juga menerapkannya pada bagian rumah BB (Buttom Bracket). Pada bagian BB, frame Tarmac SL 3 dapat menampung ceramic bearing ukuran 42mm.


ChainStay Tarmac SL 3 - Foto Specialized.com

Seatstay (segita bagian belankang frame) terlihat lebih kokoh di bandingkan Tarmac SL 2 terutama di bagian chainstay, seatstay terhubung langsung dengan rumah BB tanpa potongan. Specialized Tarmac SL 3 – 2010 berusaha mengakomodir para pembalap tipe sprinter dan climber.


HeadTube Specialized Tarmac SL 3 - Foto Specialized.com

Tidak hanya memfokuskan pada berat dan kekuatan frame, specialized Tarmac SL 3 juga memberikan perhatian khusus pada Control sepeda (handling). Tarmac SL 3 Fork depan terlihat lebih lancip dan tajam dengan ukuran 1-1/8″ dan 1.5″ dibagian atas fork.



Lab Tes Tarmac SL 3 - Foto Specialized.com

Specialized juga telah melakuan test pada produk baru mereka tersebut, tes dilakukan di Laboratorium Specialized di Morgan Hill dengan melakukan uji kekuatan 24jam sehari. Para pembalap dari Saxo Bank dan Qick Step seperti Fabian Cancellara, Tom Boonen , 2 bersudara Andy/Frank Schleck diikut sertakan dalam testing S-Work Tarmac SL 3.


Berikut Table komparasi Berat Frame Specialized Tarmac SL 3 dengan Produk lain :


Table Komparasi Frame Tarmac SL 3 - Foto Specialized.com

Specialized belum merlis berapa harga frame maupun Fullbike Specliazed Tarmac SL 3 – 2010. Jika harga frame Tarmac SL 2 sekitar $2900 kemungkinan harga frame Tarmac SL 3 tidak jauh berbeda. Berminat? mari kita tunggu Tarmac SL 3 di pasar indonesia, specialized.com menggunakan semboyan baru pada TARMAC SL 3 yaitu The Best Of Three Worlds : Light, Stiff dan Responsive.


Sepeda yang bagus kan.
Go Goweser Indonesia!


Terobosan Baru FUNN MTB Parts

Salam Gowes!
Funn’s produsen pembuat part sepeda gunung (MTB) dan BMX memberikan terobosan pada beberapa produk mereka yang dipamerkan diajang Taichung Bike Week di Taiwan. Meskipun tergolong pemain baru diindustri tersebut FUNN berani tampil beda, dengan desain warna custom pada produk-produk mereka.
Pada tahun 2010, konsumen dapat memberikan warna tersendiri (custom designs) sesuai dengan selera, meskipun belum ada konfirmasi harga resmi soal custom desain tersebut.

FUNN - Taichung Bike Week - Foto Daniel Carruthers
Justin Funn Schwartz, yang juga seorang pembalap sepeda gunung profesional AS, berkata: “Awalnya kami mulai program untuk OEM kami [produk yang ditawarkan sebagai bagian dari sepeda lengkap] pelanggan. Karena respon yang fantastis dari konsumen, kami telah menawarkan aplikasi baru pada pelanggan. Pelanggan akan bisa memilih sendiri desain bungkus yang unik, dengan harga yang sangat terjangkau.”

FUNN Crankset
Proses kustom dapat digunakan pada hampir semua produk FUNN mulai dari handle bar, stem, pedal dan cranksets.
Funn merupakan salah satu produsen MTB part yang memproduksi handlebar adalah super-lebar (785mm) DH Fatboy, produk mereka juga digunakan oleh para jawara Downhill Dunia seperti Sam Hill dan rider Freeride Kyle Strait.

FUNN Crank, Stem, Pedals
Schwartz juga mengatakan akan ada kejutan dari FUNN, termasuk tampilan baru yang lengkap untuk produk 2011, Schwartz tidak mengungkapkan apakah kejutan itu, Maret 2010 baru diumumkan secara resmi.

Sumber : zonasepeda.com

Waw! parts yang keren, bisa buat gaya juga nihh.
Kita tunggu aja ya prroduk-produk kreatif lainnya dari Funn.

Go Goweser Indonesia!

Inspired Fourplay Frameset Danny MacAskill


Salam Gowes!
Danny MacAskill, siapa yang tidak mengenal rider asal Inggris ini, mulai popular diawal 2009 dengan video-videonya yang melakukan aksi-aksi berbahaya diatas Trialbike dengan ukuran frame 24″. Danny pemuda kelahiran Edinburgh 23/12/1985, terkenal dengan aksinya dijalan-jalan perkotaan.
Danny MacAskill Action - Foto DanyMacAskill.co.uk
Melompat dari ketinggian gedung dan pagar, sudah menjadi hal yang biasa baginya. Beberapa video yang pernah dirilisnya menghiasi Youtube dan memperoleh banyak sekali respond.
Danny MacAskill in Action - Foto DannyMacAskill.co.uk
Banyak dari kita tentunya Sepeda Trail apakah yang digunakan Danny ketika melakukan aksi-aksi berbahayanya. Inspired Bicycle Ltd, perusahaan sepeda asal inggris yang beralamat di 4 Firglades Court, Linnaeus Street, Hull, HU3 2PL, United Kingdom adalah pilihan Danny untuk frameset dengan ukuran 24″ untuk melakukan semua aksinya.

FOUR PLAY Frame - Foto inspiredbicycles.com
Inspired Bicycle memproduksi beberapa komponen sepeda seperti Frame, sadle, seatpost, brake pad dan pedal. Semua komponen yang ada di Inspired Bicylce lebih cenderung kepada Trail bike.
FOURPLAY Frameset - Foto inspiredbicycles.com
FOURPLAY, adalah frameset dengan ukuran 24″ yang digunakan danny untuk melakukan aksi stunt yang mengundang decak kagum. Frame berbahan dasar alumunium jenis 7005, dengan ketebalan 2mm pada downtube dan seatstay. Berat Frame mencapai 2kg, wheelbeses yang pendek dan posisi BB yang sangat rendah memberikan kenyamanan Handling.

FOURPLAY Framset - Foto inspiredbicycles.com
Frame ini merupakan revolusi bagi para penggemar BMX freestyle. Manuver-manuver yang indah dan luar biasa dapat dilakukan dengan frame Inspired ini, berikut detail FOURPLAY Frameset Danny MacAskill;
Geometry:
- Wheelbase – 1040mm
- Chainstays – 385mm
- Bb rise – +35mm
- Head angle – 73
- Brake spacing – 90mm
Specifications:
- Seatpost – 27.2mm
- Seatclamp – 31.8mm
- Bb shell – 68mm
- Weight – 2.06kg (4.5lbs)
- Tubing – 7005
- Tyre clearance – 24×2.7
Komponen lain yang digunakan Danny MacAskill diantaranya :
- Hope Pro2 trials hub rear, Atomlab Pimp rim rear
- Hope pro2 front hub, Atomlab Pimp Light rim front
- Hope v2 Tech 2 front brake, 200mm rotor
- Hope stem, 90mm 10 deg rise
- Hope headset/ headset spacers
- Raceface Diabolus bars, 31.8 high rise
- Inspired Pivotal seat and seat post
- Maxxis tyres, 60 psi
- Magura rear brake with Hope braided hose and dengura lever
- Raceface Atlas Fr chainset, 22t chainring
- Inspired flat pedals
- Hope bb
- Trialtech 1/8″ chain
- Trialtech Lite 16t rear cog
- 26″ Dh tube rear
- 26″ normal tube front
Frame FOURPLAY Inspired Bicycle dibandrol dengan harga : $479.95 (www.trialspads.com).

Wah bisa jadi pilihan yang tepat buat para trialbikers nih.
Go Goweser Indonesia!

Mei 27, 2010

Membongkar Pedal

Salam Gowes!
Ada trik and tips nih buat bongkar Pedal yang aku kutip dari majalah cycling. Daripada capek-capek ke bengkel mending bongkar sendiri dong.
selamat mencoba ya kawan!

1.      Kalau mau gampang, copot pedal dari crankarm dengan kunci pas atau obeng yang cocok ukurannya. (Kalau sudah jago, pedal tak perlu dicopot dari crankarm). Ingat! Beberapa jenis pedal menggunakan ulir sekrup “melawan arus” pada bagian kiri. Artinya, untuk mengencangkan malah harus diputar melawan jarum jam.

2.      Setelah pedal terlepas, bukalah baut di sebelah kiri dan kanan pedal (jika ada). Lalu, congkellah seal penutup yang ada di bagian luar. Begitu seal terbuka, akan terlihat sebuah sekrup yang bertugas mengunci pedal agar tetap menyatu dengan as. Pada beberapa jenis pedal hexagonal, kita harus mencopot karet dengan membuka baut di belakang pedal. Pada pedal hexagonal alumunium, seal berada di bagian terluar hingga sangat gampang dibuka.

3.      Tarik pedal untuk memisahkan dari as. Hati-hati, pasang sebuah wadah di bawahnya agar peluru tak jatuh rontok berantakan.

4.      Cuci peluru, mankok, dan kones dengan minyak tanah atau bensin. Ganti pelor yang penyok, luka, atau pecah dengan yang baru.

5.      pasang lagi dengan gemuh. Dan pedalmu akan beres! :D  

Gimana? gampang kan!
Go Goweser Indonesia!
 


Santa Cruz BLUR XC Carbon

Salam Gowes!
Sepeda Gunung MTB terbaru dari SantaCruz “Santa Cruz BLUR XC Carbon”. Blur XC dibuat oleh SantaCruz untuk Rider yang menginginkan kecepatan, kekuatan untuk cross-country, dengan desain yang sangat radical menjawab pesaing merekan Specialized yang telah mengeluarkan Competitive XC mereka yaitu Epic, ERA FSR dan Stumpjumper HT.

Konsep suspensi super ringan (VPP) yang merupakan pengembangan suspensi BLUR XC tipe terdahulu, mengusung travel (panjang suspensi) 105mm membuat inovasi VPP travel dari BLUR XC layak di jadikan pilihan untuk racing XC.
Berikut Perbadingan OLD BLUR XC dengan NEW SantaCruz XC Carbon
5.2 lbs / 2359g Frame weight 4.3 lbs / 1948g
6013 aluminum tubing Framematerial ud Carbon Fiber
115 mm travel 105 mm
200 x 51 shoCk i2i/stroke 165 x 38
-27% / +33% shoCk rate -6% / +7%
24 mm Chain growth 15 mm
aluminum, 4 radial Cartridge bearings lower link aluminum, 4 angular ContaCt Cartridge
bearings, 4 lip seals, 2 grease ports
titanium plate upper link molded Carbon Fiber
replaCeable dropout der hanger replaCeable hanger
16.9” / 429mm Chainstaylength 16.6” / 422mm
Harga : $5999


Sumber: zonasepeda.com

ikuti terus info tentang sepeda MTB lainnya ya.
Go Goweser Indonesia!

Mei 24, 2010

Tips dan Trik Anatomi Sepeda Gunung MTB

Salam Gowes!
Tips dan Triks kali ini coba mengulas mengenai bagian-bagian sepeda gunung, banyak dari kita telah lama mengendari sepeda gunung (MTB) tapi kurang mengetahui komponen atau bagian-bagian sepeda yang kita pakai.
Dengan Tips dan Trik kali ini diharapkan kita mengetahui lebih mendalam bagian-bagian penting dari sepeda kita dengan tujuan jika ada masalah pada salah satu komponen kita dapat mengetahui dengan detail penyebab dan bahkan mungkin memperbaikinya.

anatomi sepeda gunung MTB
Handle Bar
Lebih dikenal dengan stang kemudi, pada MTB ada beberapa jenis Monkey bar, Rise bar dan Standart bar. Handle bar adalah kokpit sepeda kita, kontrol gigi transmisi, rem depan-belakang terdapat di handlebar ini. Pilihlah handle bar yang sesuai dengan kebutuhan anda.
Top Tube
Merupakan bagian dari frame sepeda bagian atas, Tips: Sesuaikan ukuran frame dengan tubuh anda
Down Tube
Merupakan bagian dari frame sepeda, melitang dari HeadSet terhubung langsung dengan top Tube Seat, Stay dan Rumah BB (buttom Bracket)
Shifter
Grupsets (komponen) pemindah gigi tranmisi, berfungsi untuk menggerakan FD (front derailleur) dan RD (rear derailleur), Shifter yang beredar dipasaran untuk penggerak RD mencapai 9 – 10 speed, untuk Shifter FD biasanya hanya terdiri 2 – 3 speed.
Handgrip
Adalah pembungkus Handlebar (stang kemudi) berbahan karet/tape tergantung kebutuhan. Usahakan Handgrip tidak berputar pada handlebar saat kita berkendara, handgrip yang terlalu tebal atau terlalu tipis mengurangi kenyamanan kita dalam bersepeda.
Brake Lever
Tuas Rem (depan-belakang) posisikan Brake laver dengan benar sesuaikan dengan kenyamaan anda ketika bersepeda, usahakan jari tangan dapat meraih dengan mudah lever (tuas).
HeadSet
Bagian depan Frame yang didalamnya terdapat bearing dan komponen lainnya yang berfungsi untuk menghubungkan Fork(suspensi) depan dengan stem dan handlebar.
Stem
Merupakan bagian kokpit sepeda kita, berfungsi untuk menghubungkan handle bar – Headset dan Fork(suspensi) depan. Stem tersedia dalam beberapa ukuran untuk suspensi depan yang panjang (long travel) bentuk stem berbeda dengan stem standart, Tips: jika anda merasa stem anda terlalu panjang dan kita bersepeda terasa membungkuk anda bisa menggantinya dengan ukuran stem yang pendek.
Sadle
Sadel – tempat duduk pengemudi, untuk sepeda MTB biasanya berukuran lebih tebal dibandingkan dengan roadbike. Atur posisi Sadel supaya benar-benar lurus (horizontal), atur maju dan mundurnya sandel usahakan tidak terlalu jauh atau terlalu dekat dengan hadle bar.
Tips:Posisi yang tidak tepat akan mengakibatkan tidak nyaman kitika bersepeda pada kasus serius mengakibatkan cidera pinggang.
SeatPost
Dudukan Sadel (sadle) penghubung antara sadel dengan frame sepeda, posisi vertikal sesuaikan dengan kenyamanan anda. Tips:cobalah naik sepeda pada posisi berhenti, luruskan kaki anda hingga benar2 meraih pedal. Jika posisi kaki masih terlihat dan dirasa masih tidak lurus padahal posisi pedal sudah dibawah hal ini pertanda bahwa seatpost anda kurang tinggi. Aturlah seatpost hingga benar-benar sesuai dengan kebutuhan anda.
Seat Stay
Merupakan bagian belakang frame. Untuk MTB dual suspension Seat Stay biasanya berupa swingarms (lengan ayun) terhubung dengan frame menggunakan suspensi belakang.
Pedals
Kayuhan. Merupakan komponen memutar Buttom Bracket dan Crankset sehingga sepeda bisa bergerak (digerakan ketika kita mengayuh sepeda).
Crank Set
Komponen lengan yang menghubungkan pedals dengan chainrings.
Chain Ring
Merupakan komponen tranmisi gigi depan (biasanya terdiri dari 2 -3 Chain Rings). Berfungsi menghubungkan rantai dengan Crankset.
Chain
Rantai. Merupakan komponen yang sangat vital fungsinya karena inilah yang bertugas menghubungkan Crankset Chain Ring dengan komponen Roda belakang, sehingga sepeda dapat melaju.
Idler Pulley
Merupakan bagian dari Rear Derailleur (RD), berupa gir (gigi) kecil disertai tension (biasanya berupa per-pegas) yang berfungsi agar chain (rantai) tetep lurus dan tidak kendor.
Front Derailleur
Merupakan komponen vital pada sepeda MTB, berfungsi mengatur pemindahan gigi depan (chain rings). Lebih dikenal dengan istilah FD, terhubung langsung dengan Shifter.
Rear Derailleur
Merupakan komponen vital pada sepeda MTB, berfungsi mengatur pemindahan gigi belakang. Lebih dikenal dengan istilah RD, terhubung langsung dengan Shifter.
Rims
Merupakan komponen Wheelset (roda) lebih di kenal dengan Pelak (pelek) sepeda.
Tire
Ban. Terbuat dari karet, Tips:sesuaikan jenis dan ukuran ban dengan kebutuhan anda. Ukuran ban untuk jenis aspal (road) biasanya tapak kecil dan motif standart. Untuk ada yang menggemari offroad atau bahkan downhill pilihlah jenis ban dengan tapak lebar dan motif khusus full offroad.
Front Fork
Suspensi depan, Merupakan bagian sepeda yang berfungsi menghubungkan roda (whellset) depan dengan kemudi (handlebar). Fork yang beredar di pasaran tersedia berbagai jenis, merek dan ukuran. Tips:sesuaikanlah jenis dan ukuran fork dengan kebutuhan anda, untuk medan aspal gunakan fork dengan panjang travel standart, sedangkan untuk penggemar downhill biasanya menggunakan travel yang panjang.
Master Dishbrake
Merupakan komponen Brake (rem), merupakan rumah bagi kampas rem. Komponen ini berfungsi untuk menjepit dishbrake ketika kita melakukan pengereman.
Untuk jenis Brake konvensional (V-brake) komponen ini tidak ada fungsinya digantikan oleh brakepad.
DishBrake
Cakram, berupa piringan terhubung langsung dengan wheelset baik depan atau belakang. Untuk jenis V-brake komponen ini tidak ada.
Spokes
Jari-jari Roda, menghubungkan Hub dengan Rims (pelak).
Hub
Terletak ditengah roda disinilah jari-jari dan Rims (pelek) terhubung. Komponen didalamnya terdapat bearing (gotri).

sumber : zonasepeda.com

semoga bermanfaat yaa.
Go Goweser Indonesia !

Team Monster Energy Specialized UCI 2009

Salam Gowes!

Musim ini Specialized Team menggunakan Specialized Demo 8 untuk UCI downhill 2009, FSR suspension. Rider andalan mereka di bawah sponsor Monster Enery Specialized adalah Sam Hill dan Brendan Fairlough.
Rider Australia Sam Hill telah mengantongi banyak gelar dalam kompetisi DownHill diantaranya UCI 2007 dan merupakan Australia Cyclist of the year 2004-2007. Sam hill hampir selalu menang dalam setiap perlombaan sejak mengikuti Race U19. Untuk itulah Specialized dan Monster Energy mengontraknya untuk menjadi andalan mereka dalam UCI DH 2009.

Sam hill mengakatan mengapa dia memutuskan kenapa dia bergabung dengan Specialized di Musim 2009:
“Saya bergabung dengan Specialized karena kami mempunya tujuan yang sama, untuk memenangkan tiap race. Specialized mempunyai capabelitas untuk membangun dan melakukan testing produk baru mereka dengan satu tujuan untuk menjadi yang terbaik”.
“Saya mempunyai prediksi bagus terhadap specialized team, personil yang menyenangkan team-mate yang handal, saya yakin dengan masa depan saya di Team ini dan memenangkan musim ini bersama Specialized”.
Teammate Brendan Fairlough yang masih sangat muda 20th adalah pembalap yang tangguh dalam balap DownHill. Brendan adalah Junior World Cup DH dan 5X British National Championsip.
Brendan melajutkan karirnya dengan naik di World Cups, dia merupakan alit yang sangat berbakat dan kaya pengalaman. Bersama Sam Hill, Brendan yakin musim ini adalah musim yang menjanjikan buat dirinya.
UCI World Cups DH telah memasuki sesi ke enam, dari enam seri yang telah berlangsung Monster Energy Specialized telah mengantogi beberapa podiom.
Di seri ke 6 sebelum seri selanjutnya di Fort William (GBR) yang akan berlangsung juni 2009, Sam dan Brendan tidak bisa bicara banyak di seri ke 5 di Madrid Spanyol,
Urban Downhill di madrid di kuasai oleh raja downhill 2009 Steve Peat dari Team SantaCruz Syndicate.
Dari beberapa Sumber di seri selanjutnya yang adakan berlangsung di fort william Specialized akan mencoba bangkit.

Go Goweser Indonesia!

DROP OFF dan DROP IN ?


 Salam Gowes !
Ketika menghadapi turunan drop off, entah tinggi entah rendah, sebuah pertanyaan tentang bagaimana cara melahapnyaakan langsung menyergap. Melompatinya (dropping off), atau menuruninya dengan menapakkan roda di tanah alias drop in. kecepatan sepeda saat dropping off memang teramat tinggi. Tapi, saat ban jatuh ke tanah, sepeda akan mengalami speed off_ban serasa berhenti karena daya dorong hilang, speed off selain kerap mengantarkan wajah rider ke tanah, juga membuat sang pengendara musti mengayuh ekstra kuat untuk mengembalikan kecepatannya. Risiko yang lain, drop off bisa, “merusak” system suspensi.
Bagaimana dengan dropping ini? Kecepatan saat memangsa turunan pasti kalah jauh dibandingkan dengan jika kita melakukan drop off. Cuma, karena ban tetap menempel di tanah, sepeda tetap memiliki daya dorong saat lolos dari turunan. Daya dorong ini sangat membantu pengendara untuk mengembalika kecepatan sepeda sesuai level yang diiniginkannya. Tapi ini bukan pilihan “yang mana”, ini adalah semata pilihan “kapan”.

Ingin lepas landas?
Untuk melahap turunan dengan drop off, kita harus memastikan beberapa hal. Pertama, ketinggian trap itu masih berada dalam level yang aman. Asalkan kondisinya bagus, suspensi dengan level terendah, sekitar 8 cm, biasanya masih cukup aman untuk melakukan drop off hingga ketinggian 1,25 meter. Tapi untuk trap dengan ketinggian di atas itu, diperlukan suspensi dengan travel yang lebih panjang.
Hal kedua, perhatikan apakah landasan tempat jatuhnya dan berupa medan rata, turunan, atau menanjak. Jika landasannya berupa tanjakkan, lebih baik rencana drop off diurungkan. Yang paling ideal, landasannya adalah turunan, tapi medan rata masih oke juga meskipun ada resiko bahwa begitu ban jatuh kita harus langsung mengayuh.


Drop off yang aman bisa dilakukan dengan teknik berikut :
1.      Sekitar 1,5 hingga 0,5 meter menjelang ujung atas trap, tariklah badan kebelakang. Kaki berdiri lurus dengan posisi pedal pada pukul 9 dan 15. gerakan ini bertujuan agar roda depan bisa tetap terangkat pada saat ujung atas trap berakhir.
2.      Begitu roda belakang sudah lolos dari ujung trap, luruskan badan dan kaki. Ini harus dilakukan jika kita ingin ban belakang dan ban depan bisa jatuh berbarengan. Tapi mereka yang sudah jago main sepeda, biasanya malah lebih suka jatuh  ke landasan hanya dengan satu roda untuk mengurangi efek speed off.
3.      Bagitu ban sudah sampai di tanah, segeralah ambil posisi akselerasi: badan lebih dicondongkan ke depan dan kaki segera menghardik pedal.
Mau dropping in?
1.      Saat roda depan sudah terlepas dari ujung atas trap, condongkanlah tubuh ke depan. Hati-hati, timing untuk menentukan kapan tubuh harus dicondongkan ini harus benar-benar tepat. Jika terlalu cepat, crank bisa tersangkut ujung trap, tapi jika terlalu lambat hasilnya akan menjadi “drop off yang gagal”.
2.      begitu roda belakang lolos dari ujung atas trap, pindahkan berat badan ke roda belakang. Tujuannya, agar ban belakng tetap menempel di permukaan. Kesalahan yang banyak terjadi, karena grogi, kita memakai tangan sebagai penopang utama berat badan. Akibatnya, kemampuan handling-nya menghilang. Cara yang paling benar adalah menugaskan kaki sebagai penopang sebagian besar berat tubuh.
3.      Begitu sampai di landasan, segera tubuh harus sudah kembali ke posisi wajar dan segera melakukan akselerasi.    

Sumber : majalah cycling
Selamat mencoba ya, dan jangan pernah menyerah sebelum bisa.
Go Goweser Indonesia!

Mei 20, 2010

Giant Glory 00

 Salam Gowes,
Pabrikan sepeda Giant tahun 2010 mengeluarkan model giant glory terbarunya yaitu Glory 00.
Berikut saya kasih spesifikasinya buat temen-temen semua.
  













Fitur :
* AluxX SL aluminium, Fluid Formed TM, 8.0”/203mm Maestro Suspension frame
* Fox 40 RC2, 203mm suspension fork, Fox DHX RC4 coil rear shock
* Shimano Saint group set
* Race Face Diabolus DH stem and Atlas handlebar
* Custom Mavic EX729 rim/Shimano Saint hubs, wheel set
* SIZES: S (16”), M (17”), L (17.5”)
* COLOUR: Brushed/Team Blue




Spesifikasi


Model                           : Glory 0
Sizes                             : S (16"),M (17"),L (17.5")
Colours                         : Scothbrite/Team Blue
Frame                           : AluxX SL aluminum, Fluid Formed TM, 8.0"/203mm Maestro Suspension
Fork                             : Fox 40 RC2, 203mm
Shock                           : Fox DHX RC4, coil
Handlebar                     : Race Face Atlas, low rise 31.8mm
Stem                             : Race Face Diabolus D2 DH
Seatpost                       : Giant Contact
Saddle                          : Fi'zi:k Tundra w/ k:ium rails
Pedals                          : Not Included
Shifters                         : Shimano Saint 9 speed
Front Derailleur             :  MRP G2 guide, Custom for Giant
Rear Derailleur              : Shimano Saint Shaow
Brakes                          : Shimano Saint hydraulic discs, 203F/185R mm rotors
Brake                           : Levers Shimano Saint
Cassette                       : Shimano Saint 11-28
Chain                           : Shimano HG-93
Crankset                      : Shimano Saint, 38T
Bottom Bracket            : Shimano Saint, External
Rims                            : Mavic EX721, Custom for Giant
Hubs                            : Shimano Saint
Spokes                        : DT Competition, 14/15g
Tyres                           : Michelin Hot, 26x2.5"

Geometri

 

Mei 14, 2010

Downhill Frame Specialized Demo 2010

Salam Gowes!

Kali ini ada info mengenai frame Specialized Demo 7 dan 8 nih buat temen-temen.
Melalui dua rider andalan Monster Energy Specialized Sam Hill dan Brendan FairClough berhasil meraih hasil bagus ditiap seri Worldcup Downhill. Sam Hill berada dipuncak Classification dan Brendan FairClough berada diperingkat ke 8.
Sam Hill dan Brendan mempercayakan tunggangannya pada Specialized DEMO 8, seperti apakah Frame Demo 8 yang mampu mengantarkan Hill menjadi yang terbaik.
Specialized Freeride Downhill Frame DEMO mempunyai dua macam ukuran travel, yaitu 8″ yang dikenal dengan DEMO 8 dan 7 ” yang dikenal dengan DEMO 7.
Kedua jenis Frame tersebut digunakan Sam dan Brendan dalam setiap seri Worldcup yang mereka ikuti. Untuk medan donwhill yang curam Sam mempercayakan pada travel
Sam Hill - Brendan Fairclough
8″ dan untuk medan yang membutuhkan acelerasi di bagian bawah lintasan perbukitan, HIll mempercayakan pada travel 7″.
Frame Demo 8 tersebut terus mengalami penyempurnaan bentuk Geometri, para engginer Specialized mendapat masukan dari kedua rider andalan mereka.
Berikut Informasi Fitur terbaru Frame Specialized Demo 8 dan Demo 7:

Fitur DEMO 8 :
- Harga : $2200
- Menggunakan FOX DHX RC4 untuk suspensi belakang, rear shock tersebut memberikan kenyamanan yang lebih ketika ridiing, mampu disesuaikan level keras dan empuknya daya shocking suspensi tersebut.
- Tangguh dan gesit, menggunakan FSR M5 alloy frame, panjang travel 8″ dari roda depan hingga belakang. Headtube
didesain ulang dengan ukuran lebih besar, memberikan handling yang maksimal ketika sangat berat.
Spesifikasi :
- FRAME : Demo 8 FSR M5 manipulated alloy, 8″ travel, Magnesium link, asymetrical rear triangle, ISCG mount, 1.5″ forged HT, cartridge bearing rear shock mount, rear derailleur protector.
- REAR SHOCK : Specialized DHX RC4 coil 8.75×2.75″ for Demo 8, rebound adj., High and low speed compression adj. and bottom out control, S:450, M:500, L:550
- HEADSET : 1.5″ 7050 alloy integrated for 1-1/8″ steerer
- SEATPOST : Thomson straight w/ 12 degree clamp, 367mm
- SEAT BINDER :7050 hard annodized alloy collar w/ QR, 34.9mm clamp ID, black GeometryDemo 8
Geometry Specialized Demo 8


Fitur DEMO 7 :

- Harga : $2200
- Menggunakan FOX DHX RC4 untuk suspensi belakang, rear shock tersebut memberikan kenyamanan yang lebih ketika ridiing, mampu disesuaikan level keras dan empuknya daya shocking suspensi tersebut.
- Tangguh dan gesit, menggunakan FSR M5 alloy frame, panjang travel 7″ dari roda depan hingga belakang. Headtube
didesain ulang dengan ukuran lebih besar, memberikan handling yang maksimal ketika sangat berat.
Specialized Demo 7 Frame
Spesifikasi :
- FRAME : Demo 7 FSR M5 manipulated alloy, 7″ travel, Magnesium link, asymetrical rear triangle, ISCG mount, adj. geometry, 1.5″ forged HT, cartridge bearing rear shock mount, rear derailleur protector
- REAR SHOCK : Specialized DHX RC4 coil 8.5×2.375″ for Demo 7, rebound adj., High and low speed compression adj. and bottom out control, S:450, M:500, L:550
- SEATPOST : Thomson straight w/ 12 degree clamp, 367mm
- SEAT BINDER : 7050 hard annodized alloy collar w/ QR, 34.9mm clamp ID, black
Geometri Demo 7:
Fullon.
Gemonetry Specialized Demo 7

Team Monster Energy Specialized mengkombinasikan Frame Demo dengan komponen yang high-end. Untuk Triger/Shifter komponen transmisi (derailleur) menggunakan SRAM X-0. Suspensi depan menggunakan ROCK SHOX Boxxer Worldcup, Wheelset menggunakan DT Swiss, Crank Truvativ, Pedal menggunakan komponen dari Crankbrothers, Stem dan handlebar menggunakan produk FUNN mtb yaitu RSX dan Fullon.

Gimana guys previewnya?? Mantap kan.


Go Goweser Indonesia!